
Bagi mahasiswa tingkat akhir, kata “Skripsi” seringkali terdengar seperti horor. Mulai dari susahnya mencari judul yang disetujui Dosen Pembimbing (Dospem), hingga lelahnya mata membaca puluhan jurnal PDF bahasa Inggris untuk mencari referensi.
Akibatnya, banyak mahasiswa yang menunda-nunda pengerjaan skripsi hingga akhirnya telat lulus.
Jangan biarkan itu terjadi padamu. Di tahun 2026, mengerjakan skripsi bisa jauh lebih efisien dengan bantuan AI. Bukan untuk joki (membuatkan isinya), tapi untuk menjadi asisten riset pintarmu.
Berikut adalah alat-alat AI yang wajib kamu bookmark.
1. Mencari Ide Judul yang “Sexy” dengan ChatGPT
Masalah utama mahasiswa adalah judul yang terlalu umum atau pasaran. Gunakan ChatGPT untuk brainstorming ide unik berdasarkan minatmu.
Prompt Rahasia:
“Saya mahasiswa jurusan [Akuntansi]. Minat saya di bidang [UMKM dan Teknologi]. Tolong berikan 10 ide judul skripsi [Kuantitatif] yang jarang diteliti, memiliki variabel yang menarik, dan datanya mudah didapatkan di Indonesia.”
AI akan memberikan opsi judul yang spesifik. Kamu tinggal pilih mana yang paling masuk akal dan konsultasikan ke dosen.
2. Mencari Referensi Valid dengan Consensus.app
Jangan pakai ChatGPT untuk mencari daftar pustaka (karena dia sering mengarang/halusinasi). Gunakan Consensus.app. Ini adalah mesin pencari berbasis AI yang khusus mencari jawaban dari jurnal ilmiah asli.
Cara Pakai: Ketik pertanyaanmu, misal: “Does remote work increase productivity?” Consensus akan menjawab “YES/NO” berdasarkan persentase hasil penelitian dari ribuan jurnal terpercaya.
3. Merangkum Jurnal PDF dengan ChatPDF
Malas baca jurnal 20 halaman padahal cuma butuh satu paragraf teorinya? Gunakan ChatPDF.com.
Caranya:
Upload file PDF jurnal ke website tersebut.
Chat dengan dokumen itu!
Tanya: “Apa kesimpulan utama dari penelitian ini?” atau “Jelaskan metode penelitian yang digunakan secara singkat.”
AI akan membaca seluruh isi PDF dan menjawab pertanyaanmu dalam detik. Kamu bisa merangkum 10 jurnal dalam waktu kurang dari 15 menit!
4. Jangan Lupa Parafrase!
Setelah mendapatkan rangkuman, jangan lupa tulis ulang dengan bahasamu sendiri agar tidak terdeteksi plagiasi. (Takut tulisanmu terdeteksi AI? Baca tipsnya di sini: [Cara Agar Tulisan Tidak Terdeteksi AI Detector])
Kesimpulan
Skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai. Gunakan teknologi untuk memangkas waktu riset yang membosankan, sehingga kamu bisa fokus pada analisis dan pembahasan yang berkualitas.
Ingat, AI adalah alat bantu, bukan pengganti otakmu. Tetap baca dan verifikasi hasilnya, ya! Semangat pejuang toga!
(Butuh manajemen waktu biar skripsi gak keteteran? Cek: [Cara Mengatur Jadwal Harian Pakai AI])
